Pawai Budaya SMP Negeri 2 Tenggarang – Hari Jadi Bondowoso (Harjabo) ke-206

| | 0 Comments| 11:38|
Categories:

“Salam budaya, salam untuk Bondowoso tercinta!”

Kami dari UPTD SPF SMP Negeri 2 Tenggarang dengan penuh semangat dan rasa bangga turut memeriahkan Pawai Budaya dalam rangka Hari Jadi Bondowoso ke-206.

Tahun ini, pawai budaya mengusung tema: “Harmonisasi Budaya Menuju Bondowoso Berkah”, sebuah ajakan untuk bersatu dalam keberagaman, menjaga warisan leluhur, dan membangun masa depan yang lebih baik bagi Bondowoso.

“Salam budaya, salam untuk Bondowoso tercinta!”

UPTD SPF SMP Negeri 2 Tenggarang merupakan salah satu sekolah menengah pertama yang berada di Kecamatan Tenggarang, sebuah wilayah yang sejuk dan asri, dikelilingi kekayaan alam dan kearifan lokal. dengan siswa yang aktif dalam berbagai kegiatan, baik di bidang akademik, olahraga, seni, maupun budaya. Sekolah kami terus mendorong kreativitas siswa agar mampu berprestasi sekaligus menjadi pelestari kearifan lokal.

Sekolah kami berkomitmen mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan berprestasi melalui visi: “Bertaqwa, Berprestasi, dan Berbudaya lingkungan.”

Misi kami adalah “Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif sesuai dengan potensi yang dimiliki agar berprestasi tinggi secara intensif sekaligus penghayatan dan pengalaman ajaran agama yang dianut serta berwawasan lingkungan dengan menerapkan manejemen partisipatif seluruh warga sekolah ” Mengawali penampilan, kami persembahkan barisan pembawa banner, macan – macanan, barisan tari molong kopi, barisan Tari Singo Ulung, barisan Pakaian Adat Bhineka Tunggal Ika, barisan Kostum Ala Fashion Carnaval (JFC) yang seluruhnya merupakan penampilan dari siswa siswi SMP Negeri 2 Tenggarang.

Selanjutnya Tari Molong Kopi – sebuah tarian khas Bondowoso yang menggambarkan kegembiraan para petani saat musim panen kopi tiba. Gerakan lincah dan energik para penari merefleksikan kerja keras, gotong royong, dan rasa syukur kepada Tuhan atas melimpahnya hasil bumi. Kopi Bondowoso telah menjadi kebanggaan daerah, dikenal hingga mancanegara, dan melalui tarian ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung dan melestarikan komoditas unggulan kita.

Selanjutnya, hadir Tari Singo Ulung, salah satu ikon budaya Bondowoso yang melegenda. Singo Ulung melambangkan keberanian, kekuatan, dan semangat pantang menyerah. Yang istimewa, topeng Singo Ulung yang digunakan kali ini adalah hasil karya kreatif siswa SMP Negeri 2 Tenggarang, dibuat dengan tangan terampil dari bahan sederhana namun penuh nilai seni. Penampilan ini adalah bukti bahwa kreativitas dan kecintaan terhadap budaya bisa tumbuh subur di kalangan generasi muda.

Berikutnya, barisan pakaian adat dari berbagai daerah di Nusantara. Inilah wujud nyata semboyan kita: Bhineka Tunggal Ika. Dengan menampilkan ragam busana dari Sabang sampai Merauke, kami ingin menyampaikan pesan bahwa keberagaman adalah kekuatan, dan persatuan adalah pondasi kokoh bangsa Indonesia. Setiap kain, corak, dan hiasan kepala memiliki cerita tentang kebijaksanaan, kerja keras, dan nilai luhur yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Melalui keikutsertaan dalam pawai budaya ini, SMP Negeri 2 Tenggarang ingin menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya soal ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang membentuk karakter, menumbuhkan rasa cinta tanah air, dan menjaga warisan budaya.

Mari kita wujudkan Bondowoso yang berbudaya, berdaya, dan diberkahi.

“Dari SMP Negeri 2 Tenggarang, untuk Bondowoso tercinta. Jayalah budayaku, lestarilah Indonesiaku!”

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *